Chef Indonesia Ambil Alih Restoran Michelin di Jerman.// ist

Chef Indonesia Ambil Alih Restoran Michelin di Jerman, Sajikan Cita Rasa Nusantara

JAKARTA – Untuk pertama kalinya, restoran bintang tiga Michelin Schwarzwaldstube di Hotel Traube Tonbach, Jerman, akan diambil alih oleh tim koki Indonesia dalam sebuah perhelatan kuliner eksklusif bertajuk “Indonesian Culinary Takeover” pada 5–9 Agustus 2025.

Dipimpin oleh Chef Degan Septoadji, kolaborasi ini melibatkan dua nama besar lainnya: Chef Setyo Widhyarto (Executive Sous Chef Raffles Jakarta) dan Chef Norman Ismail, chef selebritas sekaligus pembawa acara masak televisi.

Dalam lima hari tersebut, Schwarzwaldstube akan menyuguhkan pengalaman kuliner khas Indonesia melalui empat gala dinner berturut-turut pada 6–9 Agustus, dengan menu lima hidangan autentik Indonesia yang dipasangkan dengan pilihan wine terbaik dari Jerman. Kapasitas terbatas—hanya 35 kursi per malam, dengan harga €129 per orang.

“Kami bangga bisa memperkenalkan kembali kekayaan rasa dan rempah-rempah khas Nusantara di Hutan Hitam. Ini bukan sekadar sajian, tapi bentuk diplomasi budaya yang bermakna,” ungkap Chef Degan.

Selain gala dinner, rangkaian acara juga mencakup kelas memasak langsung (cooking class) yang membuka kesempatan bagi tamu internasional untuk mengenal lebih dekat teknik dan filosofi dapur Indonesia.

Chef Degan bukan sosok asing di Schwarzwaldstube. Ia pernah bekerja sama dengan dapur hotel ini pada tahun 2007, serta terlibat dalam promosi kuliner Indonesia di tempat yang sama pada 2014–2017. Bahkan, hubungan kedekatannya dimulai sejak 1984 ketika magang langsung di dapur Schwarzwaldstube bersama Chef Henry Oskar Fried, salah satu tokoh penting kuliner Jerman.

Chef Degan merupakan alumni pelatihan kuliner Jerman dan memiliki rekam jejak cemerlang di jaringan hotel internasional, seperti Banyan Tree, Ritz-Carlton, Hilton, dan The Atlantis Bahamas. Ia juga dikenal publik luas sebagai juri MasterChef Indonesia dan Junior MasterChef Indonesia.

Chef Setyo Widhyarto, selain dikenal lewat perannya di Raffles Jakarta, juga pernah menjadi produser kuliner di program MasterChef Indonesia. Ia menulis dua buku kuliner Indonesia modern bersama Chef Norman Ismail, yang dikenal luas sebagai chef selebritas dan juri berbagai ajang kuliner ternama.

Chef Norman, dengan pengalaman lebih dari dua dekade, akan menambahkan sentuhan personal dan kreatif dalam setiap sajian, menghadirkan pengalaman rasa sekaligus cerita di balik setiap menu.

Schwarzwaldstube adalah salah satu ikon kuliner Eropa yang berada di bawah naungan Hotel Traube Tonbach, hotel bintang lima legendaris yang telah berdiri lebih dari 235 tahun. Dikelola oleh keluarga Finkbeiner, restoran ini dikenal dengan standar pelayanan tinggi, kualitas bahan terbaik, dan atmosfer elegan. Memiliki tiga bintang Michelin, Schwarzwaldstube menjadi destinasi utama para pecinta kuliner dunia.

Kehadiran tim koki Indonesia di panggung prestisius ini tidak hanya menjadi kemenangan cita rasa, tetapi juga simbol penguatan diplomasi budaya Indonesia di kancah internasional.

“Kami ingin dunia mengenal Indonesia bukan hanya dari pariwisata, tetapi juga dari warisan kuliner dan semangat kreativitas kokinya,” ujar Chef Degan.

Dari meja makan Schwarzwaldstube, rempah dan rasa Nusantara siap memikat Eropa.**

Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *