TK Widya Bakhti Rini Semarang Tampil Memukau di Ajang SOMC 2026
Puluhan siswa TK Widya Bakhti Rini, Srondol Wetan, Banyumanik, Kota Semarang sukses mencuri perhatian dalam ajang Semarang Open Marching Band Championship (SOMC) 2026 yang digelar di GOR Basket Susilo Wibowo Undip Tembalang, Minggu petang (10/5/2026).
Penampilan enerjik dan penuh percaya diri dari para peserta didik usia dini tersebut berhasil memukau penonton maupun dewan juri. Riuh tepuk tangan menggema di arena saat mereka menampilkan atraksi marching band dengan kompak dan penuh semangat.
Kepala TK Widya Bakhti Rini, Sri Murni, mengaku bangga atas penampilan anak-anak didiknya di ajang marching band bergengsi tersebut. Menurutnya, keberanian dan semangat para siswa menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah.
“Kami bangga anak-anak kami bisa memukau penonton dengan banyak tepuk tangan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan pelatih marching band TK Widya Bakhti Rini, Herman. Ia menyebut keikutsertaan dalam SOMC 2026 menjadi pengalaman berharga sekaligus sarana pembelajaran bagi peserta didik untuk terus mengembangkan kemampuan dan rasa percaya diri.
“Ajang ini menjadi pembelajaran bagi anak-anak agar lebih meningkatkan kemampuan dan keberanian tampil di depan publik,” katanya.
Semarang Open Marching Band Championship (SOMC) 2026 sendiri berlangsung semakin kompetitif. Kompetisi yang telah memasuki usia dua dekade tersebut diikuti lebih dari 70 kontingen dari berbagai daerah.
Peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan mulai TK, SD hingga SLTA. Masing-masing tim hadir dengan konsep penampilan kreatif, penuh energi, serta menghadirkan inovasi yang menarik perhatian penonton.
Sorotan utama tahun ini tertuju pada kategori taman kanak-kanak yang dinilai paling menyita perhatian publik. Para peserta cilik bertanding di beberapa kelas, mulai Tingkat Pemula, Tingkat Lanjutan, Tingkat Mandiri hingga Tingkat Mandiri Utama.
Meski masih berusia dini, para peserta tampil penuh semangat dan mampu menghadirkan atmosfer kompetisi yang meriah. Penampilan mereka bahkan beberapa kali mendapat apresiasi meriah dari para penonton yang memenuhi arena pertandingan.
Ketua Panitia SOMC 2026, Taufik Hidayat, menegaskan bahwa SOMC bukan hanya sekadar ajang perlombaan musikalitas dan baris-berbaris. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang pembinaan kreativitas generasi muda pecinta marching band.
“SOMC hadir untuk mengedukasi para pecinta marching band agar terus berkarya, berkembang, dan menciptakan kreativitas tanpa batas,” tegasnya.
Dengan tingginya antusiasme peserta dan dukungan masyarakat, SOMC 2026 kembali menjadi salah satu ajang marching band paling bergengsi di Kota Semarang sekaligus wadah lahirnya talenta-talenta muda berbakat.**
